Suzuki Jimny Raih Sorotan Pengunjung GIIAS 2018

Berita Otomotif


Suzuki Jimny
Suzuki Jimny di GIIAS 2018

TANGERANG ““ All-new Suzuki Jimny menjadi magnet para pengunjung booth Suzuki di GIIAS 2018.

Setelah diluncurkan di Jepang pada awal Juli 2018, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) langsung memboyongnya dan dipamerkan di pameran otomotif tahunan tersebut. Sayangnya Suzuki Jimny generasi keempat ini belum dipasarkan di Tanah Air, setidaknya dalam waktu dekat.

Meskipun belum dipasarkan secara resmi, SUV berbentuk boxy ini ternyata cukup menarik perhatian para pengunjung GIIAS 2018. Mereka silih berganti mendekati bahkan mencoba masuk ke dalam kabin Suzuki Jimny.

Salah satunya adalah Toni yang datang dari Bekasi, Jawa Barat. Baginya Suzuki Jimny memiliki nilai historis tersendiri. Pria yang juga berprofesi sebagai jurnalis TV Swasta di Tanah Air tersebut, pernah bergonta-ganti SUV legendaris hingga tiga kali.

loading...

“Dulu pertama kali bisa nyetir pakai Jimny. Tapi buatan tahun jaman dahulu, Jimny Jangkrik. Saya dulu juga sempat gonta-ganti sampai 3 kali,”- ucap Toni yang ditemui di booth Suzuki di GIIAS 2018.

Suzuki Jimny
Suzuki Jimny di GIIAS 2018

Menurutnya Suzuki Jimny generasi keempat memiliki tampilan lebih baik dari sebelumnya. Ia juga mengatakan sekilas SUV asal Jepang tersebut mirip dengan Jeep Wrangler buatan negeri Paman Sam.

Sama halnya dengan Toni, pengunjung GIIAS 2018 lainnya berharap SIS segera dipasarkan di Tanah Air. Keduanya mengatakan jika nantinya resmi diluncurkan, mereka berharap banderolnya tidak terlalu mahal. Rp 250 juta untuk sebuah Suzuki Jimny nan legendaris merupakan harga yang pantas.

Dodiyanto yang berprofesi sebagai manager di salah satu pabrikan ban di Indonesia, mengakui jika dirinya sudah melakukan pendaftaran sebagai calon pemilik Suzuki Jimny.

“Saya sudah lama nungguin Jimny terbaru ini, tampilannya ganteng banget. Kemarin saya sudah daftar tapi cuma diminta nomor hp saja,”- ujar Dodi kepada Otospirit.com [Dew/Ari]

sumber : otospirit

powered by Surfing Waves
loading...

loading...
|
Baca Lagi
close